Berita dan Informasi


Semua Berita & Informasi
Risiko
Risk Visualization
Dalam konteks manajemen risiko sebuah organisasi, risk visualization menunjukan sebuah upaya sistematis dengan menggunakan gambar interaktif untuk meningkatkan kualitas analisis risiko dan tahapan komunikasinya di dalam proses manajemen risiko. Risk visualization menggunakan bagan, diagram konseptual, perumpamaan visual (metafora visual) dan teknik mapping untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan risiko. Tahapan risk visualization dibagi menjadi 5 bagian.
Keamanan Informasi
Implementasi versi terbaru Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO/IEC 27001:2022
ISO/IEC 27001 Terakhir diperbarui pada tahun 2013, edisi baru sudah terbitkan pada 25 Oktober 2022 agar lebih relevan dan up-to-date dengan ancaman dan kerentanan keamanan informasi, Keamanan Siber, dan Perlindungan Data Pribadi. Perubahan utama ISO/IEC 27001 edisi 2022 adalah pembaruan pada Lampiran A untuk mencerminkan ISO/IEC 27002:2022. ISO/IEC 27002 Diperbarui pada Februari 2022 menjelaskan mengenai Standar untuk Kontrol Keamanan Informasi, dan menyediakan kumpulan referensi kontrol keamanan informasi umum termasuk panduan implementasi.
Keamanan Informasi
Mengintip Kebijakan Baru Data Pribadi
Buntut dari rentetan penyerangan siber beberapa waktu lalu membuahkan satu peraturan baru yaitu Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Peraturan tersebut harapannya akan membawa era baru dalam tata kelola data pribadi di Indonesia khususnya di industri digital yang saat ini sedang berkembang pesat. Banyak hal yang di angkat dalam peraturan tersebut di mulai dari kebijakan penggunaan data pribadi, hak pemilik data pribadi sampai sanksi yang dikenakan kepada yang melanggar kebijakan tersebut.
Keamanan Informasi
10 Jenis Kejahatan Siber dan Cara Mencegahnya
Kenali jenis-jenis kejahatan siber yang paling sering menyerang organisasi di Indonesia, mulai dari phishing hingga ransomware, beserta cara mencegahnya.
Mutu dan Produktivitas
Pelanggan sebagai kunci implementasi ISO 9001:2015
Penjaminan mutu yang terstandarisasi dalam ISO 9001:2015 salah satunya berfokus pada pelanggan. Dimana harapan dari setiap perusahaan atau organisasi yang menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dalam ISO 9001:2015 adalah agar produk atau jasa yang di berikan tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan pelanggan namun juga dapat memenuhi ekspektasi dari pelanggannya sendiri terhadap produk atau jasa yang di tawarkan, sehingga efeknya nanti pelanggan akan merasa puas dengan apa yang didapat dan akan kembali lagi untuk melakukan repeat order.
Mutu dan Produktivitas
ISO 14001: Sarana Mencapai Sustainable Development Goals
Perkembangan ekonomi meningkat seiring dengan berkembangnya zaman dan IPTEK. Hal ini sejajar dengan mobilitas manusia yang semakin meningkat dan industri-industri tumbuh pesat. Namun, tanpa disadari meningkatnya jumlah industri menghasilkan lebih banyak limbah yang menyebabkan permasalahan lingkungan jika tidak dikelola dengan tepat. Limbah-limbah yang dialirkan ke sungai akan bermuara di laut sehingga menyebabkan pencemaran laut. Material limbah seperti partikel kimia, limbah industri, limbah pertambangan, atau pun limbah pertanian berpotensi memberi efek berbahaya terhadap kualitas lingkungan.