Perusahaan Wajib Patuh SPPSE BSSN: Ini Alasan Mengapa Konsultan Resmi Menjadi Kunci Keamanan Informasi

Diposting pada Selasa, 03 Februari 2026
Social Media Icon 1Social Media Icon 2Social Media Icon 3
image-1770106398030-817979464.png

Perusahaan Wajib Patuh SPPSE BSSN: Ini Alasan Mengapa Konsultan Resmi Menjadi Kunci Keamanan Informasi

Transformasi digital membuat Organisasi Pemerintah dan Swasta semakin bergantung pada sistem elektronik dalam menjalankan operasional bisnis. Namun, di balik kemudahan tersebut, ancaman kebocoran data, serangan siber, dan gangguan layanan menjadi risiko yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia melalui Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mewajibkan penyelenggara sistem elektronik untuk menerapkan standar pengamanan yang terstruktur dan terukur.

Dua regulasi utama yang menjadi rujukan adalah Peraturan BSSN No. 8 Tahun 2020 tentang Sistem Pengamanan dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik (SPPSE) dan Surat Edaran BSSN No. 52 Tahun 2023. Kepatuhan terhadap regulasi ini bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga strategi penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

Memahami Kewajiban SPPSE dalam Keamanan Informasi

Peraturan BSSN No. 8 Tahun 2020 mengatur bagaimana organisasi harus membangun sistem pengamanan yang mencakup aspek tata kelola, manajemen risiko, pengendalian teknis, serta perlindungan data dan infrastruktur TI. SPPSE menekankan bahwa pengamanan tidak boleh bersifat parsial, melainkan terintegrasi ke dalam proses bisnis.

Sementara itu, SE BSSN No. 52 Tahun 2023 memperkuat aspek implementasi teknis dan tata kelola, termasuk kewajiban peningkatan kapabilitas keamanan siber, kesiapan insiden, serta penguatan sumber daya manusia. Kombinasi dua regulasi ini menuntut perusahaan untuk memiliki sistem keamanan informasi yang terdokumentasi, teruji, dan berkelanjutan.

Bagi banyak organisasi, tantangan utama bukan hanya memahami regulasi, tetapi menerjemahkannya ke dalam kebijakan, prosedur, dan kontrol operasional yang efektif.

Mengapa Perusahaan Membutuhkan Konsultan Keamanan Informasi yang Diakui BSSN?

Mengimplementasikan SPPSE bukan sekadar memasang firewall atau antivirus. Diperlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup kebijakan keamanan, manajemen aset informasi, pengelolaan risiko, hingga kesiapan audit.

Konsultan keamanan informasi yang diakui atau terdaftar sesuai standar BSSN memiliki pemahaman mendalam tentang regulasi nasional, praktik terbaik keamanan siber, serta metodologi implementasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi Indonesia.

Beberapa peran penting konsultan resmi antara lain:

  • Melakukan gap analysis terhadap kondisi keamanan perusahaan
  • Menyusun roadmap implementasi SPPSE yang realistis
  • Membantu penyusunan kebijakan dan prosedur keamanan informasi
  • Mendampingi implementasi kontrol teknis dan administratif
  • Menyiapkan organisasi menghadapi audit dan evaluasi kepatuhan

Dengan pendampingan yang tepat, perusahaan dapat menghindari kesalahan implementasi yang sering terjadi pada proyek keamanan informasi.

Baca Artikel:Cara Memilih Konsultan ISO yang Memberikan Dampak Nyata bagi Bisnis Perusahaan

Manfaat Strategis Menggunakan Konsultan yang Diakui

Menggunakan konsultan yang memiliki kredibilitas dan pemahaman regulasi memberikan banyak keuntungan strategis, di antaranya:

1. Kepatuhan Regulasi Lebih Terjamin

Pendekatan berbasis standar nasional membantu perusahaan memenuhi persyaratan hukum secara tepat tanpa interpretasi yang keliru.

2. Efisiensi Waktu dan Biaya

Implementasi yang terarah mengurangi trial and error yang sering memakan biaya besar.

3. Peningkatan Keamanan Operasional

Sistem pengamanan menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah dipantau.

4. Kesiapan Audit dan Evaluasi

Dokumentasi dan kontrol yang disusun sesuai standar mempermudah proses audit internal maupun eksternal.

5. Meningkatkan Kepercayaan Stakeholder

Pelanggan, mitra bisnis, dan regulator akan lebih percaya terhadap perusahaan yang menerapkan standar keamanan yang jelas

Risiko Besar Jika Menggunakan Konsultan yang Tidak Diakui

Sebaliknya, memilih konsultan yang tidak memiliki pemahaman mendalam terhadap regulasi BSSN atau tidak memiliki rekam jejak yang jelas justru dapat menimbulkan risiko baru.

Beberapa risiko yang sering terjadi antara lain:

1. Implementasi Tidak Sesuai Regulasi

Banyak organisasi terjebak pada pendekatan generik yang tidak sepenuhnya selaras dengan ketentuan SPPSE dan SE BSSN.

2. Kegagalan Audit Kepatuhan

Dokumen dan kontrol yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan temuan mayor dalam proses evaluasi.

3. Kerugian Finansial

Perbaikan ulang sistem keamanan membutuhkan biaya tambahan yang tidak sedikit.

4. Risiko Hukum dan Reputasi

Ketidaksesuaian regulasi dapat berujung pada sanksi administratif, penurunan kepercayaan publik, dan kerusakan reputasi perusahaan.

5. Keamanan Semu

Sistem terlihat aman secara teknis, tetapi tidak memiliki tata kelola dan kontrol berkelanjutan.

Baca Artikel: Pentingnya Peran Konsultan ISO bagi Perusahaan Anda, Ketahui Faktanya Sekarang!

Integrasi SPPSE dengan Standar Internasional

Banyak perusahaan juga mengintegrasikan SPPSE dengan standar internasional seperti ISO 27001. Pendekatan ini memberikan nilai tambah karena menciptakan sistem keamanan yang tidak hanya patuh regulasi nasional, tetapi juga diakui secara global. Konsultan yang berpengalaman mampu menggabungkan kedua kerangka ini secara harmonis sehingga tidak terjadi duplikasi proses.

Kesimpulan

Penerapan keamanan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi investasi strategis bagi keberlangsungan bisnis. Kepatuhan terhadap Peraturan BSSN No. 8 Tahun 2020 dan SE BSSN No. 52 Tahun 2023 menjadi fondasi penting dalam membangun sistem elektronik yang aman dan terpercaya.

Memilih konsultan keamanan informasi yang diakui dan berpengalaman akan membantu perusahaan mengimplementasikan SPPSE secara efektif, mengurangi risiko hukum, serta meningkatkan kepercayaan stakeholder. Sebaliknya, keputusan menggunakan konsultan yang tidak kompeten justru dapat membawa dampak negatif jangka panjang.

Bagi organisasi yang ingin tumbuh di era digital, keamanan informasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis yang harus dikelola secara profesional. PT Mitra Berdaya Optima sebagai Konsultan ISO memiliki pendekatan dalam proses pendampingan atau konsultasi dengan menekankan pada kepatuhan kepada regulasi yang paling utama dan keberlangsungan bisnis yang mendukung dalam merubah pemikiran bahwa penerapan ISO tidak hanya sekedar dokumen namun perbaikan berkelanjutan yang menjadi aspek penting dalam merubah budaya keamanan informasi.  PT Mitra Berdaya Optima siap membantu Anda dengan setulus hati. Para konsultan kami memiliki pengalaman dengan 500+ klien dari berbagai sektor industri. Segera hubungi kami dengan klik link berikut untuk konsultasi gratis dan dapatkan proses sertifikasi yang menyenangkan.

Banner Image Mitra Berdaya Optima
Logo MItra Berdaya Optima
PT Mitra Berdaya Optima

Yogyakarta Office

Partner Space Coworking
Jalan Dladan No. 98 Tamanan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191

Jakarta Office

Jalan Mampang Prapatan Raya No.73A Lantai 3 Jakarta Selatan 12790

Ikuti Kami

Social Media Icon 1Social Media Icon 2Social Media Icon 3Social Media Icon 4Social Media Icon 5

Berlangganan Newsletter

Dapatkan insight terbaru seputar manajemen organisasi, tata kelola perusahaan, dan keamanan informasi langsung di email Anda.

Dengan berlangganan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.

© Hak Cipta 2026 PT Mitra Berdaya Optima - Semua Hak Dilindungi